• Jalan Trans Halmahera Sofifi-Weda
  • +62 813 4144 8183
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
217 dilihat       29 Oktober 2025

Inpari 32 Tumbuh Subur di Lahan Kering Pulau Morotai

Morotai Selatan (24/10) - Pulau Morotai kembali menunjukkan potensinya sebagai lumbung pangan wilayah kepulauan. Varietas Inpari 32, yang dikenal sebagai padi irigasi, ternyata mampu tumbuh subur di lahan kering Desa Mandiri, Kecamatan Morotai Selatan. Morotai merupakan wilayah beriklim basah, dengan curah hujan tahun ini agak tinggi — pada bulan September saja mencapai 288 mm. Kondisi ini menjadi waktu yang tepat untuk menanam padi, karena ketersediaan air yang melimpah. Bahkan, menurut pengakuan petani setempat, mereka menanam lebih awal agar bisa panen sebelum bulan puasa.

Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya, Bapak Samsul Anwar Topora, bersama PPL Iwan Ibrahim, membuktikan bahwa Inpari 32 adaptif terhadap kondisi lahan nonirigasi. Untuk memperbanyak anakan, petani menanam 10 butir benih per lubang — berbeda dengan pola tanam di lahan sawah yang cukup 2 bibit per lubang.

Hasilnya menggembirakan, kunjungan lapangan Kepala BRMP Malut, Dr. Ir. Muh. Alwi Mustaha, M.Si ikut menyaksikan tanaman padi tumbuh hijau subur meski hanya mengandalkan air hujan dan pengelolaan sederhana. Meski masih terkendala pupuk dan distribusi sarana produksi, semangat petani Morotai tidak pernah padam.

“Kami tanam bukan hanya untuk makan hari ini, tapi untuk stok hingga musim tanam yang akan datang” ujar Pak Anwar penuh semangat.

Prev Next

- BRMP Maluku Utara


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Catatan Rekor Sektor Pertanian 2025
    26 Jan 2026 - By BRMP Maluku Utara
  • Thumb
    Prabowo Bangga: Target Swasembada Beras 4 Tahun Tercapai dalam 1 Tahun
    26 Jan 2026 - By BRMP Maluku Utara
  • Thumb
    Kolaborasi BRMP Malut & Balai Bahasa Malut guna Mendukung Diseminasi Pertanian
    26 Jan 2026 - By BRMP Maluku Utara
  • Thumb
    BBRMP Maluku Utara Konsolidasikan Penyuluh, Perkuat LTT dan Produktivitas Padi 2026
    26 Jan 2026 - By BRMP Maluku Utara
  • Thumb
    BBRMP Maluku Utara Diseminasikan Standar Instrumen Pertanian di Desa Lola
    22 Jan 2026 - By BRMP Maluku Utara

tags

Inpari 32 Lahan Kering Pulau Morotai

Kontak

+62 813 4144 8183
-
[email protected]

Jalan Trans Halmahera Sofifi-Weda
Kompleks Pertanian Kusu No. 1 Oba Utara - Sofifi
Kota Tidore Kepulauan - Maluku Utara
Indonesia 

97827

website : https://malut.brmp.pertanian.go.id/

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Partanian Maluku Utara. All Right Reserved